Kalkulator P-Value
Kalkulator p-value menentukan signifikansi statistik dari z-score dengan menghitung p-value satu sisi atau dua sisi di bawah distribusi normal standar. Ini membantu peneliti dan analis memutuskan apakah akan menolak hipotesis nol.
Runs 100% in your browser — nothing is uploaded.
Hasil
Rumus
Untuk distribusi normal standar dengan fungsi distribusi kumulatif Φ(z): - Satu sisi (kanan): p = 1 − Φ(z) - Satu sisi (kiri): p = Φ(z) - Dua sisi: p = 2 × (1 − Φ(|z|))
Tentang kalkulator ini
Kalkulator ini menghitung p-value dari z-score. Misalnya, untuk uji dua sisi dengan z = 1.96, hitung Φ(1.96) ≈ 0.9750. Maka p satu sisi = 1 − 0.9750 = 0.0250, dan p dua sisi = 2 × 0.0250 = 0.0500. Hasilnya p = 0.0500, yang pada α = 0.05 berada tepat di batas signifikansi.
Cara memakai
- 1
Masukkan z-score dari uji statistik Anda.
- 2
Pilih jenis uji: satu sisi (kiri atau kanan) atau dua sisi.
- 3
Klik 'Hitung' untuk mendapatkan p-value dan interpretasinya.
Pertanyaan umum
Apa itu p-value?
P-value adalah probabilitas memperoleh statistik uji setidaknya seekstrem nilai yang diamati, dengan asumsi hipotesis nol benar. Ini mengukur seberapa cocok data dengan hipotesis nol.
Apa perbedaan antara uji satu sisi dan dua sisi?
Uji satu sisi memeriksa efek dalam satu arah (lebih besar atau lebih kecil), sedangkan uji dua sisi memeriksa perbedaan dalam kedua arah. P-value dua sisi biasanya dua kali p-value satu sisi untuk distribusi simetris.
Bagaimana memilih antara satu sisi dan dua sisi?
Pilih uji satu sisi jika Anda memiliki keyakinan kuat bahwa efek hanya mungkin dalam satu arah. Jika tidak, gunakan uji dua sisi untuk lebih konservatif dan mendeteksi efek dalam kedua arah.
Perlu diketahui: Results are estimates for general information only and are not professional or medical/financial advice.